Feed aggregator

Jateng Akan Tingkatkan Kinerja Petugas Haji

Info Haji Kemenag RI - Mon, 11/27/2017 - 15:47

Semarang (PHU)---Penyelenggaraan ibadah haji tahun 2017 dinilai tersukses sepanjang masa. Hal ini dikarenakan hasil survey Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa Indeks Kepuasan Jemaah Haji meningkat dari 83,83 di tahun 2016 menjadi 84,85 di 2017. Kenaikan sebesar 1,02 poin dihasilkan dari berbagai unsur layanan yang disurvey di tiga wilayah daerah kerja (daker), yaitu Daker Bandara, Daker Makkah, dan Daker Madinah.

Ketertiban jemaah dalam beribadah memberikan semangat tersendiri bagi para petugas dalam memberikan pelayanan. Disamping atas kerja para petugas haji di Arab Saudi, kesuksesan ini juga tidak lepas dari para penyelenggara haji di tingkat provinsi dalam membina jemaah haji dan menyiapkan petugas kloter.

Embarkasi Solo (SOC) sebagai salah satu embarkasi dengan jumlah jemaah terbanyak juga berperan besar dalam kesuksesan penyelenggaraan ibadah haji. Sehubungan dengan hal tersebut Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah mengadakan Evaluasi Petugas Kloter Embarkasi/Debarkasi Solo (SOC) Tahun 1438H/2017M Angkatan II. Kegiatan diselenggarakan pada hari Kamis-Sabtu (23–25 November 2017) di Hotel MG Setos Semarang.

“Bahwa masyarakat memberikan penilaian penyelenggaraan ibadah haji tahun 1438H/2017M jauh lebih baik, lebih tertib, aman dan lancar. Hal tersebut terwujud dikarenakan kerja sama dari semua pihak mulai dari KUA sampai dengan tingkat pusat,” ungkap Farhani Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah Farhani dalam arahannya pada kegiatan tersebut, Semarang, Kamis (23/11/2017).

Pada kesempatan lain, Sholikhin selaku Kabid PHU Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah menyampaikan kegiatan evaluasi petugas kloter ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kinerja petugas dalam memberikan pelayanan jemaah haji mengingat penilaian petugas menjadi salah satu dari poin penilaian kepuasan jemaah haji.

“Tahun depan merupakan tantangan yang berat bagi Kementerian Agama dikarenakan harus dapat meningkatkan pelayanan kepada jemaah haji atau minimal bisa mempertahankan indeks kepuasan jemaah haji,” lanjut Sholikhin saat memberikan paparan kepada peserta sejumlah 250 peserta.

Seluruh peserta pada kegiatan tersebut merupakan petugas yang mendampingi jemaah yang lazim disebut dengan petugas kloter. Petugas kloter terdiri dari Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), dan Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) yang terdiri dari dokter dan paramedis asal Embarkasi Solo (SOC) Tahun 1438H/2017M.

Menurut data BPS bahwa poin penilaian dari semua aspek pelayanan petugas dinilai sangat memuaskan dengan nilai 88,71. Aspek Rincian hasil penilaian pelayanan petugas antara lain: kesopanan 91,49, penampilan dan kerapihan 92,77. Sedangkan aspek pelayanan terendah antara lain: kejelasan dan ketepatan 85,27 dan kemampuan mengarahkan 85,31.

Atas dasar itu, Kanwil Kemenag Jawa Tengah akan lebih serius dalam menyiapkan petugas haji tahun berikutnya. Dalam proses rekrutmen petugas haji, komitmen petugas haji menjadi penilaian utama disamping kemampuan dan sikap.

“Komitmen dalam memberikan pelayanan kepada jemaah haji menjadi salah satu kunci sukses penyelenggaraan haji. Semua pihak berharap, peningkatan indeks kepuasan jemaah haji dapat memberikan tambahan motivasi petugas melayani para tamu Allah,” pungkas Sholikhin. (adi/ab).

Kini Umrah Dapat Terbang Langsung Dari Palembang

Info Haji Kemenag RI - Fri, 11/24/2017 - 22:41

Palembang (PHU)---Masyarakat Sumatera Selatan kini dapat berumrah langsung dari Palembang. Tidak seperti sebelumnya jemaah umrah yang harus melalui Jakarta untuk berangkat ke tanah suci.

Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) pada forum bersama Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) di hotel Arista Palembang, Jum'at (24/11/2017).

"Sesuai cita-cita Bapak Gubernur Sumsel dan keinginan seluruh masyarakat, kini umat Islam yang akan berumrah bisa langsung terbang dari Palembang ke Jeddah dan Madinah," kata Janaluddin di Palembang, Jum'at (24/11/2017).

"Jika pemerintah dapat membuat selisih BPIH dari Jakarta dan Palembang sekitar US $100, maka idealnya PPIU dapat membuat selisih harga umrah yang lebih banyak," imbuhnya.

Janaluddin di hadapan para perwakilan 27 PPIU dan pejabat Pemprov Sumsel juga meminta semua PPIU mematuhi program nasional lima pasti umrah.

"Semua pengelola PPIU harus berhati-hati menyelenggarakan umrah, tetap berpegang pada program lima pasti," ujarnya.

Lebih lanjut Janaluddin juga mengingatkan agar tidak membuat heboh masyarakat dengan promo umrah murah yang tidak menjamin perlindungan jemaah dan kepastian keberangkatan.

"Tidak ada waitinglist untuk umrah, jemaah daftar sekarang, bayar sekarang, dan berangkat sekarang. Jangan ada penundaan keberangkatan umrah," tegasnya.

Saat ini sudah ada satu maskapai penerbangan nasional yang melayani rute penerbangan langsung dari bandara Palembang ke Arab Saudi. Seperti dituturkan oleh Kepala Seksi Pembinaan, Kuwat Sumarno.

"Lion Air sudah mulai beroperasi mulai bulan ini. Tiap hari Senin terbang langsung ke Arab Saudi," ujar Kuwat.

Saat ini sedang ada penawaran dari Saudi Air yang akan membuka rute Palembang Jeddah atau Madinah. Kuwat berharap akan ada banyak maskapai yang melayani penerbangan umrah masyarakat Sumatera Selatan. (ab/ab).

Khoirizi: Tingkatkan Sinergi KB dan Kemenag

Info Haji Kemenag RI - Fri, 11/24/2017 - 22:14

Palembang (PHU)---Direktur Bina Haji, Khoirizi HD menjadi pembicara tunggal pada pembinaan Kelompok Bimbingan (biasa disebut KBIH) yang dilaksanakan di ruang rapat Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Jum'at (24/11/2017) digelar Kemenag bersama Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan. Peserta yang hadir mewakili 51 Kelompok Bimbingan (KB) di provinsi.

Materi disampaikan dengan santai dan penuh rasa kekeluargaan oleh Khoirizi. Menurut Khoirizi tugasnya sebagai Dirbina Haji sangat berat karena menyangkut urusan dunia akhirat.

"Saya menerima amanah yang tidak ringan karena menyangkut keabsahan nilai ibadah yang akan ditagih di akhirat," kata Khoirizi mengawali materinya, Palembang, Jum'at (24/11/2017).

"Kita harus belajar dari perjalanan haji leluhur kita masa lalu. Dulu hampir tidak pernah muncul masalah karena niat haji mereka murni untuk ibadah dan mengaji menuntut ilmu agama dari tanah suci," tambahnya.

Meskipun ada nilai ekonomi dalam pelayanan bimbingan ibadah dalam KB, Khoirizi meminta semua pengurus KB mengedepankan nilai ibadah.

"Kita jangan hanya terpaku dalam sisi ekonomi dan hanya fokus pada pelayanan, harus utamakan nilai ibadah karena itulah inti penyelenggaraan haji," ujar Direktur yang asli Sumatera Selatan ini.

Khoirizi juga mengapresiasi kinerja KB yang telah banyak membantu pemerintah dalam membimbing jemaah. Dia berharap sinergi antara KB dan Kemenag bisa lebih ditingkatkan.

"KB harus meningkatkan sinergi dengan Kemenag dalam memberikan pembinaan ibadah kepada jemaah," tuturnya.

Selain itu, Khoirizi juga meminta semua KB agar taat hukum sesuai regulasi haji. "Semua KB wajib berpedoman kerja pada peraturan yang ada, juga harus selalu koordinasi dengan Bidang PHU Kanwil," pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut Khoirizi didampingi Kepala Bidang PHU Janaludin dan Kepala Seksi Pembinaan Kuwat Sumarno.

Di akhir materi Khoirizi juga berdiskusi dengan para pengurus KB. Ada beberapa permasalahan yang hangat dibahas seperti pendampingan jemaah haji lansia, pembimbing ibadah dari KB, dan hal lain seputar pelaksanaan ibadah haji. (ab/ab).

Haji Muda Coming Soon

Info Haji Kemenag RI - Fri, 11/24/2017 - 17:03
header slide: 
Syndicate content